Rabu, 13 Juni 2012

Prometheus (2012)



Website & Viral


http://www.prometheus-movie.com/
http://www.projectprometheus.com/
http://www.weylandindustries.com/
http://www.facebook.com/Prometheus
http://twitter.com/Prometheus_6812




"science says we're not alone in the universe_ theres every chance there are more of us."-sir ridley scott




Genres:
Action | Drama | Horror | Sci-Fi








REVIEW !!
jadi inilah prometheus yang sudah ditunggu-tunggu para veteran alien series di seluruh dunia itu. Ya, franchise legendaris ini akhirnya kembali ke ayah kandung mereka, ridley scott setelah 33 tahun lamanya, persis seperti yang pernah dilakukan george lucas dengan saga star wars-nya. Tentu saja banyak pertanyaan, apakah instalemen ke lima dari sci-fi horror thriller luar angkasa legendaris ini merupakan cerita terpisah seperti yang selama ini disebutkan scott? Atau ia adalah prekuel, sekuel atau bahkan reboot halus seperti kesimpulan saya, actually, tidak ada yang tahu pasti soal itu bahkan setelah anda menontonnya sendiri.

Ya, jika ditilik dari garis waktunya, prometheus semestinya memang sebuah prekuel, terjadi 30 tahun sebelum kejadian mengerikan yang menimpar ripley dan awak nastromo. Tetapi scott dan tim penulisnya (jon spaihts & damon lindelof) tidak pernah memberikan jawaban mudah, sama seperti filmnya sendiri yang berisi banyak pencarian jawaban dari lapisan pertanyaan-pertanyaan rumit tentang eksitensi kita sebagai manusia, apa tujuan kita diciptakan dan siapa yang menciptakan kita, dalam kasus ini pertanyaan-pertanyaan itu berusaha dijawab oleh sebuah tim ekspedisi luar angkasa yang mencari asal-asul manusia dari bukti-bukti yang ditemukan pasangan arkeolog elizabeth shaw (noomi repace) dan kekasihnya charlie holloway (logan marshall-green)

terserah bagaimana anda mau mengubungngkannya, yang jelas, meskipun masih punya dna dari alien saga, prometheus sesungguhnya berbeda dengan seri-seri pendahulunya yang terlihat cepat dan penuh aksi itu, bahkan tidak ada lagi embel-embel “alien” di judulnya sekarang yang seakan-akan menandakan bahwa scoot tidak akan berfokus lagi pada ras xenomorph yang mengerikan dan menggantinya dengan sedikit sentuhan mitologi yunani tentang titan yang mencuri api para dewa dan memberikannya pada manusia. Ya, harus diakui scoot membawa kisahnya satu tingkat lebih tinggi dengan segala filosofi kehidupan dan keimanan yang lebih kompleks sebagai pondasi kuat untuk kisah selanjutanya (dengan asumsi ini adalah sebuah reboot) daripada sekedar menghadirkan kisah manusia versus mahluk asing ganas berlendir, belum lagi saya menyebutkan bagaimana scott menghadirkan visualnya yang impresif. Imax 3d jelas sebuah pilihan wajib buat mereka yang ingin merasakan pengalaman menonton prometheus yang maksimal

bisa jadi ini akan mengecewakan bagi yang punya memasang ekpektasi terlalu tinggi atau di siisi lain, seperti saya, prometheus juga bisa membuat anda terkagum-kagum, bagaimana melihat scoot yang diusia uzurnya ini masih sanggup menghadirkan sajian fiksi ilmiah ke sebuah level baru bersama kombinasi cita rasa klasik versinya. Lihat saja, scoot masih mempercayakan jagoannya kepada seorang wanita, walaupun tidak setangguh ripley-nya sigourney weaver tapi karakter elizabeth shaw, dimainkan dengan apik oleh si gadis bertato naga, noomi repace yang punya dinamikanya sendiri. Yang pasti shaw terlihat lebih ‘wanita’ ketimbang ripley dan jelas lebih pintar dan punya tingkat keimanan lebih besar meskipun akan susah mencapai tingkat selegendaris weacer. Repace punya ‘lawan’ kuat dalam diri david, android yang kini mendapatkan porsi lebih banyak ketimbang seri-seri terdahulu, dan michael fassbender jelas sukses mencuri banyak perhatian disaat membawakan sosok robot berambut pirang itu ketimbang gabungan idris elba, guy pearce dan charlize theron sekalipun.

Ya, kali ini scoot tidak lagi melulu bercerita soal alien ganas pemangsa manusia, meskipun anda akan masih berjumpa sesekali dengan leluhurnya di sini. Dari adegan pembukanya, prometheus sudah mengingatkan saya pada 2001: A space odyssey dan sedikit the tree of life yang memukau itu, dari sini kita akan tahu bahwa ini menjadi sajian sci-fi thriller fantastis yang berbeda dengan segala filosofi kompleksnya tentang kehidupan, agama, alam semesta dan ilmu pengetahuan. Welcome back sir!!

8/10

Archives

Facebook