Selasa, 26 Juli 2011
kesalahan penulisan pada berita
Wahington DC apa Washington DC?
Sejak kapan Barcelona di Inggris?
10cm ? itu mah di negeri liliput
Asutralia???
Kiss The Bridge? nyium jembatan ?? apa kiss the bride? nyium pengantin?
Ditembah apa ditembak??
buta waktu ??
editornya KASKUSER !!!!
RADIASIA atau RADIASI??
CATATATAN apa CATATAN?
aduh, kasian bener TV ONE gatau Black Eyed Peas
Aduh parah tu !!
Spire? puncak menara? manusia puncak menara dong???
Obama bin Laden
10 Benda Paling Kotor yang Sering Dipegang
Tanpa disadari, banyak benda di sekitar Kita yang berpotensi menjadi sarang bakteri Dan tempat berpindahnya virus, bakteri Dan penyakit. Diantara semua benda yang sering dipegang, Ada 10 benda paling kotor yang cukup membahayakan kesehatan meski sebenarnya tampak bersih.
Seperti dikutip dari Health, Selasa (2/2/2010), berikut ini 10 benda paling kotor yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-Hari.
1. Uang
Semua orang suka uang, tapi pastinya tidak akan Ada yang suka dengan bakteri di dalamnya. Menurut Dr Darlington dari the Health Commissioner of New York, sekitar 135.000 bakteri Ada pada uang, terutama uang kertas.
2. Tombol lampu
Biasanya orang terakhir atau pertama masuk di ruangan adalah yang paling sering bersentuhan dengan tombol lampu. Bakteri sangat senang hidup di area yang banyak disentuh oleh banyak orang itu. Menurut ahli sanitasi, dalam setiap inci tombol lampu Ada sekitar 217 bakteri yang bisa berpindah dari tangank e tangan.
3. Keyboard komputer
Sebuah studi di Inggris pernah menyebutkan bahwa bakteri yang Ada di keyboard komputer lebih banyak daripada bakteri yang Ada di toilet. Untuk itu sebaiknya bersihkan keyboard secara rutin dengan alat khusus pembersih keyboard atau bisa juga dengan menggunakan lap basah.
4. Handphone/ponsel
Ponsel adalah barang yang tidak bisa lepas dari kehidupan sehari-Hari. Akibat tidak lepas itu, maka ponsel dijadikan tempat favorit bagi ribuan bakteri untuk menetap. Bakteri suka menempel pada ponsel karena temperaturnya yang hangat Dan cocok untuk pertumbuhannya. Untuk menghindarinya, saat ini sudah Ada pelapis anti mikroba untuk ponsel yang bisa melindungi ponsel dari bakteri Dan mengurangi risiko bakteri menempel di wajah Dan tangan Anda.
5. Tempat duduk toilet
Meski terlihat bersih Dan licin, tapi permukaan tempat duduk toilet yang terbuat dari porselin sangat berpotensi sebagai tempat berpindahnya virus, bakteri Dan penyakit-penyakit tertentu. Data statistik menunjukkan, terdapat 295 bakteri dalam setiap inci permukaan tempat duduk toiletnya.
6. Kereta belanja
Berbelanja menggunakan kerete belanja memang lebih mudah Dan mengasyikkan, tapi menurut peneliti dari University of Arizona, kereta belanja mengandung bakteri, air liur, Dan bahan-bahan menjijikkan lainnya yang lebih banyak daripada eskalator, telepon umum bahkan kamar mandi umum.
7. Remote control
Seberapa sering Anda menumpahkan makanan pada remote control Dan tidak membersihkannya? Lewat remote control, bakteri MRSA, SARS Dan bakteri lainnya bisa masuk ke dalam tubuh. Jangan biarkan remote control menjadi ancaman saat Anda sedang asyik menonton TV.
8. Bak mandi
Bak mandi adalah bagian dalam rumah yang sering terlupakan. Ketika Ada seseorang dalam keluarga yang terkena penyakit infeksi staphylococcus, infeksi saluran kemih, pneumonia, septicemia atau penyakit kulit, baru disadari bahwa bak mandi adalah sarangnya bakteri.
Percaya atau tidak, bakteri yang tergenang di dalam bak mandi lebih berbahaya daripada bakteri yang Ada di dalam lubang toilet. Membersihkan bak mandi seminggu sekali bisa mengurangi risko penyakit yang tidak diinginkan.
9. Wastafel dapur
Dapur adalah tempat paling kotor diantara semua bagian rumah lainnya, apalagi bagian wastafelnya. Ada sekitar 500.000 bakteri yang terdapat pada setiap inci wastafel. Untuk mengatasinya, cobalah membersihkan wastafel dengan setengah cangkir baking soda Dan setengah cangkir cuka. Setelah itu, jangan lupa siram dengan air untuk mendapatkan wastafel yang bersih Dan higienis.
10. Spons untuk mencuci
Alat untuk mencuci piring ini adalah barang yang sangat nyaman dijadikan tempat berkembangnya bekteri karena memiliki kelembaban yang tinggi Dan pori-pori yang kecil. Salah satu cara ampuh untuk menghilangkan bakteri dari barang ini adalah dengan memanaskannya dalam microwave selama 60 detik.
Penemuan ini tentu saja bukan untuk menakut-nakuti orang tapi sekedar mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan termasuk benda-benda kecil yang kerap Kita anggap remeh.
Seperti dikutip dari Health, Selasa (2/2/2010), berikut ini 10 benda paling kotor yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-Hari.
1. Uang
Semua orang suka uang, tapi pastinya tidak akan Ada yang suka dengan bakteri di dalamnya. Menurut Dr Darlington dari the Health Commissioner of New York, sekitar 135.000 bakteri Ada pada uang, terutama uang kertas.
2. Tombol lampu
Biasanya orang terakhir atau pertama masuk di ruangan adalah yang paling sering bersentuhan dengan tombol lampu. Bakteri sangat senang hidup di area yang banyak disentuh oleh banyak orang itu. Menurut ahli sanitasi, dalam setiap inci tombol lampu Ada sekitar 217 bakteri yang bisa berpindah dari tangank e tangan.
3. Keyboard komputer
Sebuah studi di Inggris pernah menyebutkan bahwa bakteri yang Ada di keyboard komputer lebih banyak daripada bakteri yang Ada di toilet. Untuk itu sebaiknya bersihkan keyboard secara rutin dengan alat khusus pembersih keyboard atau bisa juga dengan menggunakan lap basah.
4. Handphone/ponsel
Ponsel adalah barang yang tidak bisa lepas dari kehidupan sehari-Hari. Akibat tidak lepas itu, maka ponsel dijadikan tempat favorit bagi ribuan bakteri untuk menetap. Bakteri suka menempel pada ponsel karena temperaturnya yang hangat Dan cocok untuk pertumbuhannya. Untuk menghindarinya, saat ini sudah Ada pelapis anti mikroba untuk ponsel yang bisa melindungi ponsel dari bakteri Dan mengurangi risiko bakteri menempel di wajah Dan tangan Anda.
5. Tempat duduk toilet
Meski terlihat bersih Dan licin, tapi permukaan tempat duduk toilet yang terbuat dari porselin sangat berpotensi sebagai tempat berpindahnya virus, bakteri Dan penyakit-penyakit tertentu. Data statistik menunjukkan, terdapat 295 bakteri dalam setiap inci permukaan tempat duduk toiletnya.
6. Kereta belanja
Berbelanja menggunakan kerete belanja memang lebih mudah Dan mengasyikkan, tapi menurut peneliti dari University of Arizona, kereta belanja mengandung bakteri, air liur, Dan bahan-bahan menjijikkan lainnya yang lebih banyak daripada eskalator, telepon umum bahkan kamar mandi umum.
7. Remote control
Seberapa sering Anda menumpahkan makanan pada remote control Dan tidak membersihkannya? Lewat remote control, bakteri MRSA, SARS Dan bakteri lainnya bisa masuk ke dalam tubuh. Jangan biarkan remote control menjadi ancaman saat Anda sedang asyik menonton TV.
8. Bak mandi
Bak mandi adalah bagian dalam rumah yang sering terlupakan. Ketika Ada seseorang dalam keluarga yang terkena penyakit infeksi staphylococcus, infeksi saluran kemih, pneumonia, septicemia atau penyakit kulit, baru disadari bahwa bak mandi adalah sarangnya bakteri.
Percaya atau tidak, bakteri yang tergenang di dalam bak mandi lebih berbahaya daripada bakteri yang Ada di dalam lubang toilet. Membersihkan bak mandi seminggu sekali bisa mengurangi risko penyakit yang tidak diinginkan.
9. Wastafel dapur
Dapur adalah tempat paling kotor diantara semua bagian rumah lainnya, apalagi bagian wastafelnya. Ada sekitar 500.000 bakteri yang terdapat pada setiap inci wastafel. Untuk mengatasinya, cobalah membersihkan wastafel dengan setengah cangkir baking soda Dan setengah cangkir cuka. Setelah itu, jangan lupa siram dengan air untuk mendapatkan wastafel yang bersih Dan higienis.
10. Spons untuk mencuci
Alat untuk mencuci piring ini adalah barang yang sangat nyaman dijadikan tempat berkembangnya bekteri karena memiliki kelembaban yang tinggi Dan pori-pori yang kecil. Salah satu cara ampuh untuk menghilangkan bakteri dari barang ini adalah dengan memanaskannya dalam microwave selama 60 detik.
Penemuan ini tentu saja bukan untuk menakut-nakuti orang tapi sekedar mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan termasuk benda-benda kecil yang kerap Kita anggap remeh.
tips close program "not responding"
1. Klik kanan pada desktop dan pilih New -> Shortcut
2. Masukkan Tulisan berikut pada box : taskkill.exe /f /fi "status eq not responding" [dengan tanda kutip] lalu klik Next.
3. Setelah itu akan ada sebuah shortcut baru dengan nama taskkill
4. Double klik shortcut tersebut setiap program mengalami Not Responding maka secara otomatis komputer akan mengidentifikasi dan menutup program tersebut.
sumber : kaskus.us
2. Masukkan Tulisan berikut pada box : taskkill.exe /f /fi "status eq not responding" [dengan tanda kutip] lalu klik Next.
3. Setelah itu akan ada sebuah shortcut baru dengan nama taskkill
4. Double klik shortcut tersebut setiap program mengalami Not Responding maka secara otomatis komputer akan mengidentifikasi dan menutup program tersebut.
sumber : kaskus.us
cara mempercepat buffering video tanpa software
Cuma pake Tools Notepad ,Insya Allah anda bisa mempercepat Buffering Video.
Berikut cara mempercepat buffering video tanpa software adalah:
•Klik Start ? RUN
•didalam box RUN,,tulis ? system.ini
•Kemudian akan muncul notepad yang ada tulisannya
•Sekarang, Copy Teks Dibawah ini, Paste di bawah teks yang tadi
page buffer=1000000Tbps
load=1000000Tbps
download=1000000Tbps
save=1000000Tbps
back=1000000Tbps
search=1000000Tbps
sound=1000000Tbps
webcam=1000000Tbps
voice=1000000Tbps
faxmodemfast=1000000Tbps
update=1000000Tbps
jadinya seperti gambar dibawah ini
•Simpan dan restart komputernya dan lihat hasilnya.
Semoga tips ini dapat bermanfaat
sumber : kaskus.us
Berikut cara mempercepat buffering video tanpa software adalah:
•Klik Start ? RUN
•didalam box RUN,,tulis ? system.ini
•Kemudian akan muncul notepad yang ada tulisannya
•Sekarang, Copy Teks Dibawah ini, Paste di bawah teks yang tadi
page buffer=1000000Tbps
load=1000000Tbps
download=1000000Tbps
save=1000000Tbps
back=1000000Tbps
search=1000000Tbps
sound=1000000Tbps
webcam=1000000Tbps
voice=1000000Tbps
faxmodemfast=1000000Tbps
update=1000000Tbps
jadinya seperti gambar dibawah ini
•Simpan dan restart komputernya dan lihat hasilnya.
Semoga tips ini dapat bermanfaat
sumber : kaskus.us
Senin, 25 Juli 2011
Tips Badan Segar Saat Puasa
Saat puasa di bulan Ramadhan sering menjadi alasan untuk bermalas-malas bekerja. Tapi seharunya puasa tidak dijadikan alasan untuk bermalas-malas. Puasa menjadi upaya memperoleh kesehatan baik jasmani maupun rohani, serta untuk peningkatan ibadah bagi umat Islam.'
1. Berbuka dan sahur dengan menu sehat seimbang.
Porsi makanan untuk berbuka dan sahur sebaiknya terdiri atas karbohidrat 50-60 persen, protein 10-20 persen, lemak 20-25 persen, ditambah vitamin dan mineral dari sayur dan buah. Selain vitamin dan mineral, serat yang terkandung dalam buah dan sayuran bermanfaat memperlancar buang air besar (BAB). Keluhan susah BAB sering terdengar di awal-awal puasa.
2. Jangan lupa minum cukup cairan.
Pedoman minum minimal 8 gelas sehari juga berlaku saat kita berpuasa. Minumlah 3 gelas di waktu sahur dan 5 gelas lagi saat berbuka sampai sebelum tidur. Minum minuman isotonik bervitamin di antara waktu-waktu itu bila perlu.
3. Atur dan cermati porsi pembagian makan.
Puasa sebenarnya cuma memindahkan waktu makan. Biasanya sarapan, makan siang, dan makan malam, di bulan Ramadan menjadi saat buka dan sahur. Pembagian makan selama puasa adalah 50 persen saat berbuka dan sesudah salat magrib, 10 persen setelah salat tarawih, dan 40 persen pada waktu sahur.
4. Pilih menu yang bisa segera menaikkan gula darah saat berbuka.
Menu yang bisa dipilih pada waktu buka adalah minuman atau makanan manis, misalnya teh manis, kurma, atau kolak pisang. Makanan manis mengandung karbohidrat sederhana yang mudah diserap dan segera menaikkan kadar gula darah yang turun karena 14 jam berpuasa. Setelah salat magrib, konsumsilah makanan lengkap sehat seimbang: nasi atau pengganti nasi, ayam/ikan/daging, tahu/tempe, sayuran, dan buah.
5. Siapkan camilan sehat.
Buat yang hobi ngemil, bisa menyiapkan camilan berupa buah-buahan atau roti yang dimakan setelah salat tarawih.
6. Jangan lupa sahur
Konsumsi hidangan sahur seperti waktu buka, namun dengan porsi lebih kecil. Jangan tinggalkan makan sahur karena sahur yang baik membuat puasa tidak terasa berat. Asuplah makanan dengan kadar protein tinggi agar tinggal di lambung lebih lama. Makanan berprotein tinggi perlu proses pencernaan dan penyerapan yang lebih lama bila dibandingkan dengan makanan berkarbohidrat tinggi, sehingga kita tidak cepat merasa lapar.
7. Siapkan makanan yang praktis sebelum tidur malam.
Siapkan buah yang bisa langsung diasup seperti pisang, jeruk, atau apel yang sangat bermanfaat pada saat Anda buru-buru sahur menjelang imsak. Jangan lupa minum air secukupnya. Dengan demikian, kita tetap mendapat manfaat sahur dan tubuh tetap segar sepanjang siang.
8. Tubuh perlu penyesuaian.
Memang akan terjadi stres fisik pada minggu pertama berpuasa. Mungkin akan timbul rasa lelah, pusing, dan lain-lain. Terimalah itu sebagai hal yang wajar. Bekerjalah sesuai kemampuan pada saat puasa karena tubuh harus melakukan penyesuaian atau adaptasi. Aturlah kegiatan dan pekerjaan sesuai kemampuan saat berpuasa. Jangan memaksakan diri, tapi jangan pula puasa dijadikan alasan tidak bisa berpikir dan menurunnya produktivitas.
9. Ada keringanan
Bila Anda menderita sakit dan puasa akan memberikan dampak buruk pada kesehatan tubuh, konsultasilah dengan dokter apakah boleh berpuasa atau tidak. Ada keringanan bagi mereka yang tidak bisa berpuasa dengan melakukan fidyah atau amalan lainnya pada saat bulan Ramadan.
Berikut tips agar badan tetap segar dan fit saat puasa, sehingga puasa kita bisa lancar sampai akhir Ramadhan
1. Berbuka dan sahur dengan menu sehat seimbang.
Porsi makanan untuk berbuka dan sahur sebaiknya terdiri atas karbohidrat 50-60 persen, protein 10-20 persen, lemak 20-25 persen, ditambah vitamin dan mineral dari sayur dan buah. Selain vitamin dan mineral, serat yang terkandung dalam buah dan sayuran bermanfaat memperlancar buang air besar (BAB). Keluhan susah BAB sering terdengar di awal-awal puasa.
2. Jangan lupa minum cukup cairan.
Pedoman minum minimal 8 gelas sehari juga berlaku saat kita berpuasa. Minumlah 3 gelas di waktu sahur dan 5 gelas lagi saat berbuka sampai sebelum tidur. Minum minuman isotonik bervitamin di antara waktu-waktu itu bila perlu.
3. Atur dan cermati porsi pembagian makan.
Puasa sebenarnya cuma memindahkan waktu makan. Biasanya sarapan, makan siang, dan makan malam, di bulan Ramadan menjadi saat buka dan sahur. Pembagian makan selama puasa adalah 50 persen saat berbuka dan sesudah salat magrib, 10 persen setelah salat tarawih, dan 40 persen pada waktu sahur.
4. Pilih menu yang bisa segera menaikkan gula darah saat berbuka.
Menu yang bisa dipilih pada waktu buka adalah minuman atau makanan manis, misalnya teh manis, kurma, atau kolak pisang. Makanan manis mengandung karbohidrat sederhana yang mudah diserap dan segera menaikkan kadar gula darah yang turun karena 14 jam berpuasa. Setelah salat magrib, konsumsilah makanan lengkap sehat seimbang: nasi atau pengganti nasi, ayam/ikan/daging, tahu/tempe, sayuran, dan buah.
5. Siapkan camilan sehat.
Buat yang hobi ngemil, bisa menyiapkan camilan berupa buah-buahan atau roti yang dimakan setelah salat tarawih.
6. Jangan lupa sahur
Konsumsi hidangan sahur seperti waktu buka, namun dengan porsi lebih kecil. Jangan tinggalkan makan sahur karena sahur yang baik membuat puasa tidak terasa berat. Asuplah makanan dengan kadar protein tinggi agar tinggal di lambung lebih lama. Makanan berprotein tinggi perlu proses pencernaan dan penyerapan yang lebih lama bila dibandingkan dengan makanan berkarbohidrat tinggi, sehingga kita tidak cepat merasa lapar.
7. Siapkan makanan yang praktis sebelum tidur malam.
Siapkan buah yang bisa langsung diasup seperti pisang, jeruk, atau apel yang sangat bermanfaat pada saat Anda buru-buru sahur menjelang imsak. Jangan lupa minum air secukupnya. Dengan demikian, kita tetap mendapat manfaat sahur dan tubuh tetap segar sepanjang siang.
8. Tubuh perlu penyesuaian.
Memang akan terjadi stres fisik pada minggu pertama berpuasa. Mungkin akan timbul rasa lelah, pusing, dan lain-lain. Terimalah itu sebagai hal yang wajar. Bekerjalah sesuai kemampuan pada saat puasa karena tubuh harus melakukan penyesuaian atau adaptasi. Aturlah kegiatan dan pekerjaan sesuai kemampuan saat berpuasa. Jangan memaksakan diri, tapi jangan pula puasa dijadikan alasan tidak bisa berpikir dan menurunnya produktivitas.
9. Ada keringanan
Bila Anda menderita sakit dan puasa akan memberikan dampak buruk pada kesehatan tubuh, konsultasilah dengan dokter apakah boleh berpuasa atau tidak. Ada keringanan bagi mereka yang tidak bisa berpuasa dengan melakukan fidyah atau amalan lainnya pada saat bulan Ramadan.
sumber :kaskus.us
Langganan:
Postingan
(Atom)



















