Senin, 18 Juli 2011

13 Resiko Fatal Penggunaan Ponsel Terus-menerus












Tidak bisa dipungkiri bahwa telepon seluler (ponsel) telah banyak menghadirkan berbagai kemudahan dalam hidup manusia. Meski banyak diperdebatkan, banyak kalangan khawatir akan dampak negatif dari radiasi yang ditimbulkan. Penelitian terbesar yang pernah dilakukan tentang bahaya ponsel telah membantah adanya risiko kanker otak pada penggguna ponsel. Penelitian yang dilakukan sendiri oleh organisasi kesehatan dunia (WHO) tersebut menunjukkan risikonya tidak terlalu besar untuk dikhawatirkan.
Namun penelitian terbaru di India kembali menegaskan adanya ancaman kanker terutama pada anak dan remaja. Sang peneliti, Prof Girish Kumar bahkan mengatakan bahaya radiasi juga terdapat di sekitar menara Base Transceiver Station (BTS).
"Satu BTS bisa memancarkan daya 50-100W. Negara yang punya banyak operator seluler seperti India bisa terpapar daya hingga 200-400W. Radiasinya tak bisa dianggap remeh, bisa sangat mematikan," ungkap Prof Kumar. Dikutip dari DNAindia, berikut ini sejumlah dampak negatif yang bisa ditimbulkan akibat radiasi yang berlebihan dari ponsel dan menara BTS:

1. Risiko kanker otak pada anak-anak dan remaja meningkat 400 persen akibat penggunaan ponsel. Makin muda usia pengguna, makin besar dampak yang ditimbulkan oleh radiasi ponsel.


2. Bukan hanya pada anak dan remaja, pada orang dewasa radiasi ponsel juga berbahaya. Penggunaan ponsel 30 menit/hari selama 10 tahun dapat meningkatkan risiko kanker otak dan acoustic neuroma (sejenis tumor otak yang bisa menyebabkan tuli.

3. Radiasi ponsel juga berbahaya bagi kesuburan pria. Menurut penelitian, penggunaan ponsel yang berlebihan bisa menurunkan jumlah sperma hingga 30 persen.

4. Frekuensi radio pada ponsel bisa menyebabkan perubahan pada DNA manusia dan membentuk radikal bebas di dalam tubuh. Radikal bebas merupakan karsinogen atau senyawa yang dapat memicu kanker.

5. Frekuensi radio pada ponsel juga mempengaruhi kinerja alat-alat penunjang kehidupan (live saving gadget) seperti alat pacu jantung. Akibatnya bisa meningkatkan risiko kematian mendadak.

6. Sebuah penelitian membuktikan produksi homon stres kortisol meningkat pada penggunaan ponsel dalam durasi yang panjang. Peningkatan kadar stres merupakan salah satu bentuk respons penolakan tubuh terhadap hal-hal yang membahayakan kesehatan.

7. Medan elektromagnet di sekitar menara BTS dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh. Akibatnya tubuh lebih sering mengalami reaksi alergi seperti ruam dan gatal-gatal.

8. Penggunaan ponsel lebih dari 30 menit/hari selama 4 tahun bisa memicu hilang pendengaran (tuli). Radiasi ponsel yang terus menerus bisa memicu tinnitus (telinga berdenging) dan kerusakan sel rambut yang merupakan sensor audio pada organ pendengaran.

9. Akibat pemakaian ponsel yang berlebihan, frekuensi radio yang digunakan (900 MHz, 1800 MHz and 2450 MHz) dapat meningkatkan temperatur di lapisan mata sehingga memicu kerusakan kornea.

10. Emisi dan radiasi ponsel bisa menurunkan kekebalan tubuh karena mengurangi produksi melatonin. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat mempengaruhi kesehatan tulang dan persendian serta memicu rematik.

11. Risiko kanker di kelenjar air ludah meningkat akibat penggunaan ponsel secara berlebihan.

12. Medan magnetik di sekitar ponsel yang menyala bisa memicu kerusakan sistem syaraf yang berdampak pada gangguan tidur. Dalam jangka panjang kerusakan itu dapat mempercepat kepikunan.

13. Medan elektromagnetik di sekitar BTS juga berdampak pada lingkungan hidup. Burung dan lebah menjadi sering mengalami disorientasi atau kehilangan arah sehingga mudah stres karena tidak bisa

sumber: http://lombokijo.blogspot.com/2011/01/13-risiko-serius-dari-penggunaan-ponsel.html
Sabtu, 16 Juli 2011

Sejarah dan asal mula kata "MAHO"

Bagi para netter terutama para Kaskuser, pasti sudah tak asing lagi dengan yang namany kata "Maho", kata yang bagi banyak kaskuser mempunyai kepanjangan Manusia Homo itu itu sudah akrab sekali di telinga para netter. Tapi tahukah kalian bagiamna sejarah dan asal mula kata "Maho"?.




Berikut ini sedikit uraianya

sekitar tahun 2008, di lounge kaskus, ada seoarng member yg cukup menarik perhatian yaitu applebread ke4. kenapa menarik perhatian? karena ia selalu menyelipkan kata:"~maho maho maho" di setiap postingannya dan seringkali mendapat pertamax,



waktu berlalu dan tiba2 para kaskuser mulai mengangkta topik kata maho yg sering dibubuhkan oleh applebreadke4 ini. mulai bermunculan tret2 baru untuk membahas apa arti kata maho, ada yg bilang salam yahudi lah, ada yg bilang bahasa lain lah pokoknya lagi hot2 nya kata maho itu. Dan entah sejak kapan ada kaskuser yg memplesetkan kata maho ntu menjadi manusia homo yg ditunjukan ke sang applebread. dan mulailah kata maho artinya menjadi manusia homo. tapi fakta sebenarnya terungkap, menurut info kata maho yg sering digunakan applebread berasal dari salah satu anime kesukaannya, tapi kata maho terlanjur melekat menjadi manusia homo, bahkan hingga sekarang. Salam Kaskuser

Efek Samping terlalu banyak minum Kopi

Ngopi memang nikmat, apalagi jika diteguk saat masih hangat dikala udara dingin. Wow, terasa sangat nikmat ya. Tapi jangan terlalu terlena dengan kenikmatan minum kopi. Karena dibalik kenikmatanya, kopi menyimpan banyak efek samping, terlebih jika dikonsumsi secara berlebihan.






Berikut ini beberapa efek samping jika minum kopi terlalu banyak :
Gelisah
Salah satu efek samping kafein bagi kesehatan adalah dapat memicu kegelisahan. Tidak semua orang mengalami efek samping ini, namun sebuah penelitian di University of Michigan membuktikan efek sampingnya bisa menyebabkan seseorang mudah tersinggung bahkan bisa membuat tangannya gemetar.
Gangguan kardiovaskular
Jantung akan terasa berdebar-debar bila terlalu banyak minum kopi, karena dalam kadar tertentu kafein dapat mempengaruhi susunan saraf pusat di otak. Kafein juga dapat meningkatkan tekanan darah sehingga tidak dianjurkan untuk penderita hipertensi dan sakit jantung.

Sakit kepala
Beberapa jenis obat sakit kepala menggunakan campuran kafein karena dalam jumlah sedikit senyawa ini memang memiliki khasiat anti nyeri. Namun efek sebaliknya bisa muncul jika dikonsumsi terlalu banyak, misalnya minum lebih dari 2-3 cangkir kopi espresso atau 5-6 cangkir kopi biasa setiap hari.

Gangguan pencernaan
Perut mulas dan rasa mual sering dikeluhkan saat minum kopi terlalu banyak. Bukan karena kopinya sudah basi, tapi kafein itu sendiri memang meningkatkan produksi asam di lambung sehingga tidak dianjurkan minum kopi sebelum makan.

Gangguan buang air kecil
Saat sedang kedinginan di dalam ruangan ber- AC (air conditioner), menghangatkan diri dengan minum kopi bukanlah ide yang baik. Hawa dingin saja sudah menyebabkan keinginan buang air kecil lebih sering, ditambah efek samping kafein sebagai diuretik maka kemungkinan buang air kecil pun akan tambah besar.
Insomnia
Efek samping paling umum dari minum kopi terlalu banyak adalah tidak bisa tidur. Bagi remaja atau paruh baya, efek ini mungkin hanya akan memicu rasa lelah namun bisa berdampak serius bagi kesehatan kaum lanjut usia.


Albert Einstein adalah seorang Muslim



Siapa yang tidak tahu Albert Einsten? Selama ini banyak orang yang tak mengetahui agama apa yang dianut oleh Albert Einstein, sehingga jangan heran jika kemudian muncul anggapan bahwa Einstaein adalah penganut atheis. Namun kini semuanya terkuak. Albert Einstein ternyata beragama Islam. Ya, Einstein adalah seorang Muslim.

Kantor berita Iran IRIB (24/9) baru-baru ini melansir sebuah berita yang menyatakan bahwa ilmuwan Albert Einstein adalah seorang penganut Syiah. Irib mengutip sebuah surat rahasia Albert Einstein, ilmuan Jerman penemu teori relatifitas itu, yang menunjukkan bahwa dirinya adalah penganut madzhab Islam tersebut.

Berdasarkan laporan situs Mouood.org, Einstein pada tahun 1954 dalam suratnya kepada Ayatollah Al-Udzma Sayid Hossein Boroujerdi, marji besar Syiah kala itu, menyatakan, "Setelah 40 kali menjalin kontak surat-menyurat dengan Anda (Ayatollah Boroujerdi), kini saya menerima agama Islam dan mazhab Syiah 12 Imam".

Einstein dalam suratnya itu menjelaskan bahwa Islam lebih utama ketimbang seluruh agama-agama lain dan menyebutnya sebagai agama yang paling sempurna dan rasional. Ditegaskannya, "Jika seluruh dunia berusaha membuat saya kecewa terhadap keyakinan suci ini, niscaya mereka tidak akan mampu melakukannya walau hanya dengan membersitkan setitik keraguan kepada saya".

Einstein dalam makalah terakhirnya bertajuk Die Erklarung (Deklarasi) yang ditulis pada tahun 1954 di Amerika Serikat dalam bahasa Jerman menelaah teori relatifitas lewat ayat-ayat Al-Quran dan ucapan Imam Ali bin Abi Thalib as dalam kitab Nahjul Balaghah.

Dalam makalahnya itu, Einstein menyebut penjelasan Imam Ali as tentang perjalanan miraj jasmani Rasulullah ke langit dan alam malakut yang hanya dilakukan dalam beberapa detik sebagai penjelasan Imam Ali as yang paling bernilai.

Salah satu hadis yang menjadi sandarannya adalah hadis yang diriwayatkan oleh Allamah Majlisi tentang mikraj jasmani Rasulullah saw. Disebutkan, “Ketika terangkat dari tanah, pakaian atau kaki Nabi menyentuh sebuah bejana berisi air yang menyebabkan air tumpah. Setelah Nabi kembali dari mikraj jasmani, setelah melalui berbagai zaman, beliau melihat air masih dalam keadaan tumpah di atas tanah.” Einstein melihat hadis ini sebagai khazanah keilmuan yang mahal harganya, karena menjelaskan kemampuan keilmuan para Imam Syiah dalam relativitas waktu. Menurut Einstein, formula matematika kebangkitan jasmani berbanding terbalik dengan formula terkenal “relativitas materi dan energi”.









E = M.C² >> M = E : C²

Artinya, sekalipun badan kita berubah menjadi energi, ia dapat kembali berujud semula, hidup kembali.

Dalam suratnya kepada Ayatullah al-Uzma Boroujerdi, sebagai penghormatan ia selalu menggunakan kata panggilan “Boroujerdi Senior”, dan untuk menggembirakan ruh Prof. Hesabi (fisikawan dan murid satu-satunya Einstein asal Iran), ia menggunakan kata “Hesabi yang mulia”. Naskah asli risalah ini masih tersimpan dalam safety box rahasia London (di bagian tempat penyimpanan Prof. Ibrahim Mahdavi), dengan alasan keamanan.

Risalah ini dibeli oleh Prof. Ibrahim Mahdavi (tinggal di London) dengan bantuan salah satu anggota perusahaan pembuat mobil Benz seharga 3 juta dolar dari seorang penjual barang antik Yahudi. Tulisan tangan Einstein di semua halaman buku kecil itu telah dicek lewat komputer dan dibuktikan oleh para pakar manuskrip.
Jumat, 15 Juli 2011

9 Dampak Anak Kurang Tidur

Anak-anak yang sering mengalami kesulitan dalam menerima pelajaran di sekolah atau berkonsentrasi mengerjakan tugasnya sering disalahartikan menderita gangguan perilaku berupa sulit memusatkan perhatian atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD).
Tapi sebenarnya jika diamati lebih jauh lagi, anak yang susah berkonsentrasi banyak yang disebabkan karena anak Anda kurang waktu istirahat atau tidur. Hal inilah yang seringkali tidak disadari oleh para orang tua.
Gangguan tidur pada anak terbukti bisa mempengaruhi seluruh anggota keluarga. Anak usia sekolah membutuhkan setidaknya 10 - 12 jam tidur per hari. Pekerjaan rumah, olahraga, kegiatan sesudah sekolah, TV, komputer, dan permainan video game serta kesibukan orang tua dapat berkontribusi pada kurangnya waktu tidur untuk anak-anak.
Sebuah penelitian baru-baru ini telah menunjukan dampak dari seorang anak yang kurang tidur. Diantaranya adalah mudah lelah di siang hari, kesulitan dalam konsentrasi, mudah marah dan frustrasi, serta kesulitan modulasi impuls dan emosi. Berikut ini adalah berbagai macam efek yang ditimbulkan akibat anak kurang tidur:




1. Tidur di kelas. Ini adalah suatu yang alami bahwa jika seorang anak kurang tidur di malam hari, akibatnya ia pasti tidur di kelas keesokan harinya. Ini berdampak pada hilangnya informasi yang diberikan oleh guru dan mungkin hanya mendengarkan setengah hati. Anak tidak akan merasa segar dan energik.



2. Kurang konsentrasi. Kurang tidur akan menyebabkan kelelahan pada anak dan ia tak akan bisa fokus dengan baik pada pelajaran yang penting.



3. Pemarah. Kurang tidur dapat menyebabkan anak mudah tersinggung atau perilaku yang cenderung hiperaktif, sehingga sulit bagi anak-anak untuk berkonsentrasi di sekolah.


4. Penurunan IQ. Para peneliti di University of Virginia menemukan anak-anak yang menderita insomnia mengalami penurunan kecerdasan. Mereka juga dapat skor nilai lebih rendah di sekolah dan mungkin tidak mampu mengembangkan hubungan baik dengan teman sebaya. Para ahli berpendapat bahwa tidur bisa melindungi memori ingatan dari gangguan. Semakin cepat Anda tidur setelah belajar untuk ujian, semakin besar kemungkinan Anda untuk mengingatnya nanti.





5. Masalah emosional. Kurang tidur dapat meningkatkan hormon stres kortisol. Akibatnya bisa terjadi masalah yang berkaitan dengan depresi dan kecemasan. Hal ini dapat membuat anak merasa sedih, marah, lelah, mual dan khawatir sepanjang waktu. Karena dia hanya seorang anak, jadi sulit baginya untuk dapat mengetahui bagaimana menangani emosi-emosi negatif. Anak hanya bisa menangis, kehilangan semua harapan dan kepercayaan diri. Ketakutan mungkin mulai bersarang di dalam pikirannya.




6. Masalah Berat Badan. Sebuah studi dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health menemukan bahwa kurang tidur pada anak dapat menyebabkan obesitas. Diketahui, untuk setiap jam tambahan tidur pada anak, risiko berat badan turun sebesar 9 persen. Penelitian ini juga menemukan bahwa anak-anak yang kekurangan tidur 92 persen lebih mungkin mengalami kegemukan pada saat dewasa daripada mereka yang cukup tidur.


7. Sulit berpikir logis. Kurang tidur mengakibatkan kelelahan dan bisa membunuh kemampuannya untuk berpikir dengan cara yang logis. Pikiran yang aktif sangat penting untuk seorang anak dapat berpikir logis. Semua pelajaran anak pelajari di sekolah mungkin akan hilang karena kurang tidur.



8. Pengembangan ADHD. Sebuah studi yang dilakukan oleh University of Michigan dan diterbitkan dalam jurnal Pediatrics menemukan bahwa sleep apnea, mendengkur dan gangguan tidur lainnya dapatmemberikan kontribusi terjadinya ADHD pada anak-anak. Orang tua dari anak-anak dengan Attention Deficit Disorder (ADD) biasanya menilai anak-anak mereka lemah dan sering gelisah saat tidur. Bahkan pada beberapa kasus ditemukan anak tersebut lebih sering bangun pada malam hari dibandingkan teman sebaya mereka.



9. Diabetes. Ini adalah satu lagi efek buruk dari kurang tidur pada anak. Kurang tidur pada anak mempengaruhi penyerapan glukosa. Menurut American Diabetes Association, berkurangnya dua jam waktu tidur per malam untuk satu minggu berkaitan dapat mempengaruhi resistensi insulin, sehingga meningkatkan risiko diabetes. Risiko obesitas karena kurang tidur juga dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 di kemudian hari.

Archives

Facebook